{"id":13750,"date":"2024-03-07T09:52:39","date_gmt":"2024-03-07T02:52:39","guid":{"rendered":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/?p=13750"},"modified":"2024-03-07T09:52:39","modified_gmt":"2024-03-07T02:52:39","slug":"the-assurance-and-practice-of-indigenous-rights-within-indonesian-french-constitution-in-view-of-internasional-law-a-legal-comperative-study","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/the-assurance-and-practice-of-indigenous-rights-within-indonesian-french-constitution-in-view-of-internasional-law-a-legal-comperative-study\/","title":{"rendered":"The Assurance And Practice Of Indigenous Rights Within Indonesian &amp; French Constitution In View Of Internasional Law (A Legal Comperative Study)"},"content":{"rendered":"<p>Dalam sebuah studi perbandingan hukum yang dilakukan oleh para peneliti, diselidiki bahwa kedua negara, Indonesia dan Prancis, mengakui hak-hak pribumi dalam konstitusi mereka, meskipun dengan pendekatan yang berbeda. Konstitusi Indonesia dan Prancis masing-masing menjamin hak-hak pribumi, dengan Indonesia menekankan perlindungan dan pengakuan terhadap hak-hak adat melalui undang-undang dan peraturan daerah, sementara Prancis lebih fokus pada pengakuan hak-hak individual yang bersifat universal.<\/p>\n\n\n\n<p>Studi ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kedua negara ini memperlakukan hak-hak pribumi dalam kerangka konstitusi mereka dan bagaimana hal ini berkaitan dengan hukum internasional. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang jaminan hak-hak pribumi, diharapkan kedua negara ini dapat terus meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak pribumi dan memastikan bahwa keberagaman budaya dan kearifan lokal tetap terjaga.<br>(Bayu Sujadmiko, Ph.D.)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam sebuah studi perbandingan hukum yang dilakukan oleh para peneliti, diselidiki bahwa kedua negara, Indonesia dan Prancis, mengakui hak-hak pribumi dalam konstitusi mereka, meskipun dengan pendekatan yang berbeda. Konstitusi Indonesia dan Prancis masing-masing menjamin hak-hak pribumi, dengan Indonesia menekankan perlindungan dan pengakuan terhadap hak-hak adat melalui undang-undang dan peraturan daerah, sementara Prancis lebih fokus pada [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[185],"tags":[],"class_list":["post-13750","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tahun-2022-berita-kegiatan-penelitian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13750"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13750\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13751,"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13750\/revisions\/13751"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fh.unila.ac.id\/eng\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}