Bandar Lampung, 25 Oktober 2024 – Bagian Hukum internasional dan Himpunan Mahasiswa Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Lampung menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Optimalisasi Hasil Riset Mahasiswa Hukum & Sarana Publikasi” pada Selasa (25/10), bertempat di Gedung D1.1 Fakultas Hukum Unila. Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga siang ini menghadirkan Ridwan Arifin, S.H., LL.M., dosen Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang yang juga Pengurus Pusat Asosiasi Pengelola Jurnal Hukum se-Indonesia (APJHI), sebagai pembicara utama.

Acara yang dipandu oleh Bianca Aprillia Yulizar, mahasiswi tingkat akhir dari Bagian Hukum Internasional, ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas riset mahasiswa melalui penerbitan jurnal. Dihadiri oleh para tokoh akademik Fakultas Hukum Unila seperti Dr. Rudi Natamiharja, S.H., DEA., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, Siti Azizah, S.H., M.H., Sekretaris Bagian Hukum Internasional, Dr. Zulkarnain Ridlwan, S.H., M.H., selaku Sekretaris Bagian Hukum Tata Negara, serta para dosen lainnya, acara ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk menulis karya ilmiah yang bermutu.
Dalam sambutannya, Ria Wierma Putri, S.H., M.H., Ph.D., yang mewakili dosen-dosen bagian Hukum Internasional, menyatakan pentingnya menulis bagi mahasiswa hukum. “Sebagai mahasiswa, tentunya banyak tugas diberikan sebagai proses analisis materi. Maka, perlu kemahiran dalam menulis, khususnya untuk jurnal ilmiah,” ujarnya.
Acara dibuka oleh Agit Yogi Subandi, S.H., M.H., dosen hukum internasional sekaligus ketua pelaksana, dengan mengutip Pramoedya Ananta Toer: “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dari masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” Agit menggarisbawahi pentingnya menulis sebagai sarana menyebarkan ilmu pengetahuan. “Menulis menembus ruang dan waktu. Dalam konteks kampus, hasil penelitian harus dikabarkan, agar masyarakat dapat menikmati karya mahasiswa,” tegasnya.
Ridwan Arifin dalam paparannya mengimbau mahasiswa agar serius mengerjakan tugas-tugasnya untuk kemudian dipublikasikan secara profesional. “Mahasiswa hendaknya serius dalam mengerjakan tugas, agar hasilnya bisa diterbitkan dan dibaca masyarakat,” tuturnya. Ridwan bahkan memberikan kesempatan khusus kepada sepuluh mahasiswa untuk mendapatkan bimbingan langsung dalam menulis artikel untuk publikasi jurnal.

Dalam sesi tanya jawab, Dr. Rudi Natamiharja, S.H., DEA., mengapresiasi antusiasme peserta dan mendorong mahasiswa agar terus mengasah kemampuan menulis mereka. “Setelah lulus, kami harap mahasiswa dapat menyampaikan ide-ide brilian mereka melalui tulisan yang mantap dan terpublikasi dengan baik, khususnya dalam rangka mendorong tingkat kelulusan, terutama melalui jalur penulisan karya ilmiah artikel yang dapat dijadikan sebagai tugas akhir,” katanya.
Kuliah umum ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa, khususnya pada sesi tanya jawab. Kehadiran Ridwan Arifin sebagai narasumber turut memperkaya pemahaman mahasiswa terkait publikasi jurnal, memberikan wawasan mendalam yang diharapkan dapat menginspirasi mereka dalam proses penulisan ilmiah di masa mendatang.
Tinggalkan Komentar